Sabtu, 25 Februari 2012

eklamsia === mukhtarsuci pasie raya


ASUHAN KEBIDANAN PADA NY W DENGAN PRE EKLAMPSIA

DI
S
U
S
U
N
OLEH
SUCI ZAHHARA
NIM :

PRESEPTOR / C I :              AM.keb
                                        



AKADEMI KEBIDANAN YAYASAN HARAPAN BANGSA
BANDA ACEH
2012




KATA PENGANTAR
            Puji Syukur senantiasa penulis kirimkan ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan penulis kesehatan, kesempatan dan kemauan hingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Sholawat dan taslim tak lupa pula penulis kirimkan ke junjungan Nabi besar Muhammad SAW, Nabi yang telah membawa kita kembali ke jalan Allah SWT, hingga kita dapat menikmati indahnya Dinul Islam. Makalah ini berisi tentang Preeklampsia.
            Penulis mengucapkan banyak terima kasih pada semua pihak yang telah turut membantu hingga makalah ini dapat terselesaikan. Terlepas dari itu semua, penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Karena itu segala kritik dan saran yang mendukung guna makalah ini menjadi lebih baik, sangat penulis harapkan.
            Akhir kata, mohon maaf bila ada kata-kata dalam makalah ini yang menyinggung perasaan dosen maupun kawan-kawan. Karena penulis tidak lepas dari kesalahan.

Penyusun





DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR.............................................................................................. i
DAFTAR ISI............................................................................................................. ii

BAB I     PENDAHULUAN..................................................................................... 1
1.1     Latar Belakang..................................................................................... 1
1.2     Tujuan............................................................................................. .... 1
1)        Tujuan Umum............................................................................... 2
2)        Tujuan Khusus......................................................................... .... 2
1.3     Manfaat............................................................................................... 2

BAB II    PEMBAHASAN....................................................................................... 3
2.1 Pengertian............................................................................................. 3
2.2 Etiologi.................................................................................................. 3
2.2 Tanda & Gejala .................................................................................... 3
2.3 Penanganan .......................................................................................... 4

BAB III   TINJAUAN KASUS............................................................................ .... 7
DATA SUBJEKTIF............................................................................... .... 7
DATA OBJEKTIF................................................................................. .... 7
DATA ASSASMENT........................................................................... .... 8
DATA PLANNING.............................................................................. .... 8

BAB IV PENUTUP.............................................................................................. .... 9
4.1     Kesimpulan..................................................................................... .... 9
4.2     Saran................................................................................................... 9

DAFTAR PUSTAKA................................................................................................ 10








BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Hipertensi terjadi sekitar 6-10% pada seluruh kehamilan dan kelainan hipertensi dalam kehamilan khususnya merupakan preeklampsia penyebab utama mortalitas dan morbiditas maternal dan perinatal dinegara-negara berkembang dan negara maju.
Preeklamsia dan eklamsia merupakan kesatuan penyakit, yang termasuk dalam bagian keenam subbagian A, yaitu yang langsung disebabkan oleh kehamilan, walaupun belum jelas bagaimana hal ini terjadi. Diindonesia eklampsia disamping perdarahan dan infeksi masih merupakan sebab utama kematian ibu, dan sebab kematian perinatal yang tinggi. Oleh karena itu, diagnosis dini preeklampsia  yang merupakan tingkat pendahuluan eklampsia, serta penanganannya perlu segera dilaksanakan untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
Preeklampsia merupakan penyakit dengan tanda-tanda hipertensi, edema dan proteinuria yang timbul karena kehamilan. Penyakit umumnya terjadi dalam triwulan III kehamilan, tetapi dapat terjadi sebelumnya, misalnya mola hidatosa.
Preeklampsia dibagi dalam golongan ringan dan berat. Penyakit digolongkan berat bila salah satu atau lebih tanda/gejala dibawah ini :
1.      Tekanan sistolik 160 mmHg atau lebih atau tekanan diastolic 110 mmHg atau lebih.
2.      Proteinuria 5 gr atau lebih dalam 24 jam, 3 atau 4 pada pemeriksaan kualitatif.
3.      Oliguria, urine 400 ml atau kurang dalam 24 jam.
4.      Keluhan serebral, gangguan penglihatan atau nyeri didaerah epigastrium.
5.      Edema paru-paru atau sianosis.

1.2  Tujuan
1)      Tujuan Umum
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini untuk mengetahui pengertian Preeklampsia, penyebab Preeklampsia, gejala dan tanda Preeklampsia serta penanganan Preeklampsia.

2)      Tujuan Khusus
a.       Mahasiswa dapat melakukan pengkajian dan pengumpulan data secara subjektif dan objektif pada ibu hamil dengan Plasenta Manual.
b.      Mahasiswa dapat merumuskan diagnosa kebidanan pada ibu hamil dengan Plasenta Manual.
c.       Mahasiswa dapat menyusun rencana asuhan kebidanan berdasarkan diagnosa pada ibu hamil dengan Plasenta Manual.
d.      Mahasiswa dapat melaksanakan tindakan dan evaluasi pada ibu hamil dengan Plasenta Manual.

1.3  Manfaat
1)      Sebagai sarana untuk mengetahui teori-teori tentang Plaenta Manual sebagai kelainan yang mungkin terjadi dalam kehamilan.
2)      Sebagai sarana untuk pembelanjaran bagi mahasiswa kebidanan dalam menerapkan asuhan kebidanan pada klien dengan Plasenta Manual sebelum praktek di lapangan.







BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian
            Preeklampsia adalah tekanan darah yang tinggi dan kelebihan kadar protein dalam urine.
            Preeklampsia adalah kumpulan gejala yang timbul pada ibu hamil, bersalin dan dalam masa nifas yang terdiri dari : hipertensi, proteinuria dan edema.
            Preeklampsia adalah keracunan kehamilan. Preeklampsia cenderung terjadi pada trimester III kehamilan atau bisa juga muncul pada trimester II. Setiap ibu hamil memiliki kemungkinan untuk mengalami preeklampsia.
           
2.2 Etiologi Preeklampsia
1)      Wanita berusia dibawah 20 tahun atau lebih dari 35 tahun
2)      Obesitas
3)      Sebelumnya memiliki kondisi medis yang memicu preeklampsia
4)      Wanita dengan kehamilan pertama
5)      Kehamilan kembar
6)      Resiko preeklampsia juga meningkat jika pada kehamilan sebelumnya si ibu preeklampsia

2.3 Gejala Preeklampsia
1)      Tekanan darah naik (hipertensi) dan kadar protein dalam urine berlebihan (proteinuri)
2)      Sakit kepala
3)      Masalah penglihatan, termasuk kebutaan sementara, pandangan buram dan lebih sensitive pada cahaya (silau)
4)      Muntah
5)      Pembengkakan (edema) pada kaki dan tungkai
6)      Kenaikan berat badan lebih dari 1,36 kg setiap minggu selama trimester II dan lebih dari 0,45 kg setiap minggu pada trimester III.

2.4 Penanganan Preeklampsia
1)      Melindungi ibu dari efek peningkatan tekanan darah
2)      Mencegah progresifitas penyakit menjadi eklampsia
3)      Mengatasi atau menurunkan resiko janin
4)      Melahirkan janin dengan cara paling aman dan cepat segera setelah matur atau imatur resiko janin atau ibu akan lebih berat jika persalinan ditunda lebih lama.
Penatalaksanaan PE Ringan :
1)      Dapat dikatakan tidak mempunyai resiko bagi ibu maupun janin
2)      Tidak perlu segera diberikan obat anti hipertensi atau obat lainnya, tidak perlu dirawat kecuali TD meningkat terus (batas awal 140-150 (90-100 mmHg)
3)      Istirahat yang cukup
4)      Pemberian lumasi 1-2x30 mg/hari bila tidak bisa tidur
5)      Pemberian asam asetilsalisilat (aspirin) 1x80 mg/hari
6)      Bila TD tidak turun, dirawat dan diberi obat anti hipertensi  yaitu metildopa 3x125 mg/hari
7)      Diet rendah garam
8)      Jika maturitas janin masih lama, lanjutkan kehamilan periksa 1 minggu.

Penatalaksanaan PE Berat :
1)             Dapat ditangani secara aktif atau konservatif
Aktif à kehamilan diakhiri/diterminasi bersama dengan pengobatan medisinalis.
Konservatif à kehamilan dipertahankan bersama pengobatan medisinalis.
Prinsip à tetap pemantauan janin dengan klinis, USG, CTG

ü   Penanganan Aktif
§      Penderita harus dirawat
§      Ditangani aktif bila : Ada tanda-tanda imponding eklampsia, ada HELLP (Hemoliasis, Elevated Liver, Low Platelets) Syndrom.
§      Kegagalan penanganan konservatif
§      Ada tanda gawat janin /IUGR
§      Usia kehamilan 35 atau lebih

ü   Pengobatan medialis diberikan obat anti kejang MGSO4, caranya:
§      Dosis Awal
MgSO4 g I.V sebagai larutan 40% selama 5 menit
§      Jika kejang berulang setelah 15 menit, berikan MgSO4 29 (larutan 40%) I.V selama 5 menit.
§      Dosis pemeliharaan :
o     MgSO4 40% 1-2g per jam per infuse, lanjutkan 15-28 tetes/menit.
o     Lanjutkan pemberian MgSo4 sampai 24 jam pascapersalinan atau kejang berakhir
§      Sebelum pemberian MgSo4 periksa :
o     Frekwensi pernafasan minimal 16/menit
o     Reflek patella (+)
o     Urine minimal 30 ml/jam dalam 4 jam berakhir
§      Berhentikan pemberian MgSO4 jika :
o     Frekwensi pernafasan < 16/menit
o     Reflek patella (-)
o     Urine < 30 ml/jam dalam 4 jam terakhir.

§      Siapkan Antidotum :
o     Jika terjadi henti nafas à lakukan ventilasi (maskr dan balon, ventilator) beri kalsium glukonat lg (20 ml dalam larutan 10%) I.V perlahan-lahan sampai pernafasan mulai lagi.

ü   Penanganan Konservatif
§      Usia kehamilan < 35 minggu tanpa disertai tanda impending eklampsia
§      Keadaan janin baik
§      Berikan pengobatan medisinalis MgSO4 (sama seperti pada PE berat)
§      Dihentikan MgSO4 bila ibu mencapai tanda PE ringan, selambatnya dalam waktu 24 jam
§      Bila 24 jam tidak ada perbaikan untuk keadaan ini dianggap kegagalan pengobatan dan harus segera diterminasi.







                                                           












                                                            BAB III
TINJAUAN KASUS

No Reg                                   : 452603/ ASKES
Tempat                                   : RSUD MEURAXA, R BERSALIN
Tgl Masuk/Kunjungan           : 02 Februari 2011
Tanggal Pengkajian               : 02 Februari 2011
Pukul                                       : 11:00 WIB

DATA SUBJEKTIF
Ibu ‘W’, 25 tahun datang ke RSUD Meuraxa R.Bersalin dan ditemani oleh suami serta ibu mengatakan ini kehamilan pertama, tidak pernah abortus dan tidak ada riwayat penyakit sistemik dan ibu mengatakan mulas-mulas, nyeri di kepala dan  tekanan darah tinggi. Menstruasi terakhir ibu tanggal 29 April 2010.

DATA OBJEKTIF
TD       : 170/85 mmHg
N         : 88x/i
RR       : 24x/i
T          : 37°C
TTP     : 06 Februari 2011
K/U     : Sedang
Pemeriksaan Khusus :
Nyeri Kepala                : (+)
TFU                             : 29 cm
TBJ                              : 2790 gr
His                               : 2x10’/25”
DJJ                              : 137x/i
VT                               : Ø 2 cm
Portio                           : Tipis
Hodge                          : II
Ketuban                       : (+)
Nyeri epigastrium          : (+)
Oedem tungkai : (+)
Reflek patella                : (+)
Protein Urine                : (+++)

DATA ASSASMENT
Ibu G1 P0 A0 + Hamil aterm + PEB. K/U ibu dan janin Baik.

 DATA PLANNING
1)      Memberitahukan ibu dan keluarga kondisi yang dialami ibu saat ini
2)      Melakukan pemantauan PEB
3)      Melakukan Pemeriksaan Lab
4)      Memantau tanda-tanda vital à TD, N, RR & T
5)      Mengkolaborasikan dengan dokter :
§         Persalinan dengan SC
§         Dexamethason 1 amp/8 jam
§         Terapi MgSO4 40% sesuai PROTAP : MgSo4 4 gr I.V sebagai larutan 40% selama 5 menit, dilanjutkan MgSO4 40% 1 gr per jam dalam RL 500 ml 28 tetes/menit.
§         Nifedipine 2x1 à10 tab oral.






BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Preeklampsia adalah tekanan darah yang tinggi dan kelebihan kadar protein dalam urine.
            Preeklampsia adalah kumpulan gejala yang timbul pada ibu hamil, bersalin dan dalam masa nifas yang terdiri dari : hipertensi, proteinuria dan edema.
            Preeklampsia adalah keracunan kehamilan. Preeklampsia cenderung terjadi pada trimester III kehamilan atau bisa juga muncul pada trimester II. Setiap ibu hamil memiliki kemungkinan untuk mengalami preeklampsia.

4.2 Saran
  1. Bagi Tenaga Kesehatan
Dapat meningkatkan peran bidan dalam fungsinya sebagai pelaksana kebidanan, lebih meningkatkan kemampuan dan kerampilan yang dimiliki. Bidan harus meningkatkan kerjasama yang baik dengan petugas keehatan lainnya, klien dan keluarganya.
  1. Bagi klien dan Masyarakat
Untuk keberhasilan Asuhan Kebidanan diperlukan kerjasama yang baik dan klien dalam usaha memecahkan masalah klien.
  1. Bagi Mahasiswa
Diharapkan mampu menguasai materi sebelum terjun kelahan praktek.







DAFTAR PUSTAKA

Sarwono Prawirohardjo, 2007.  Ilmu Kebidanan. Jakarta : YBP-SP.
Vicky Chapman,2003. Asuhan Kebidanan &Persalinan Kelahiran. Jakarta : EGC
Asuhan Persalinan Normal, 2008. JNPK-KR
Harry Oxorn & William R. Forte, 2010. Ilmu Kebidanan Patologi & Fisiologi Persalinan. Yogyakarta : YEM


LEMBAR PERSETUJUAN
           
            Berdasarkan Praktek di RSUD MEURAXA Di Ruang Bersalin,  mulai dari tanggal 31 Januari  2011 s/d 20 Februari 2011, Maka selesailah Makalah kami yang Berjudul :
VERTIGO“




Yang di Setujui Oleh :


Preseptor/ C.I Ruangan                                                            CI Pendidikan




  
  JULI ERIKA AM.Keb                                               PUTRI KURNIAWATI,Am.Keb
                                                                                           

                                                                        








Search this site:

User login

Username: *
Password: *

Secondary links

Navigation


Tidak ada komentar:

Posting Komentar